Tips Pertanian

CARA APLIKASI PUPUK DAUN YANG TEPAT

Seperti yang kita bahas pada artikel sebelumnya , pupuk daun (foliar fertilizer) merupakan istilah bagi pupuk yang cara aplikasinya dilakukan dengan penyemprotan ke bagian daun. Terkait pupuk daun, pada artikel sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang Kelebihan Aplikasi Pupuk Daun Dibandingkan Pupuk Akar.Aplikasi pupuk daun memiliki 3 kelebihan antara lain: penyerapan unsur hara yang diberikan berlangsung lebih cepat, pupuk daun mencegah kerusakan tanah lebih lanjut serta memiliki kandungan hara yang lebih lengkap.

Namun untuk hasil aplikasi pupuk daun yang efektif dan efisien maka perlu memperhatikan kaidah-kaidahnya. Kaidah atau petunjuk yang perlu diperhatikan saat aplikasi pupuk daun yaitu tepat teknik, tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu dan tepat dosis/konsentrasi.

1.Tepat Cara atau Teknik

Aplikasi pupuk daun dilakukan dengan cara penyemprotan (spraying). Penyemprotan dilakukan sampai daun terlihat basah.Pupuk daun dalam aplikasinya bisa dilakukan bersamaan dengan aplikasi pestisida khususnya insektisida dan fungisida.

2.Tepat Sasaran

Daun memiliki mulut daun yang disebut stomata. Stomata terletak di bagian punggung daun. Oleh karena itu agar aplikasi pupuk daun tepat sasaran, maka saat penyemprotan, nozzle (alat semprot) diarahkan ke bagian daun yang menghadap ke bawah.

3.Tepat Jenis

Arromang NPK adalah pupuk yang diperuntuhkan pada tanaman vase pertumbuhan.

 Maka Jenis pupuk daun yang hendak dipakai disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Apabila bertujuan untuk memacu pertumbuhan vegetatif maka pupuk daun yang digunakan adalah pupuk daun seperti Arromang NPK yang sangat dianjurkam

Arromang Pembesar buah adalah pupuk yang dirancang khusus untuk vase generatif.

Dan apabila tujuannya untuk mensuplai tanaman menjelang pembungaan dan pembuahan maka digunakanArromang Nutrisi pembesar buah.

4.Tepat Dosis

Dosis yang digunakan harus sesuai petunjuk pada kemasan. Jika anjuran mengharuskan 1 liter per ha maka sebaiknya habiskan 1 liter tersebut untuk luasan satu hektar. Contoh apabilah menggunakan handsprayer 16 liter air dengan kemampuan 10 tangki perhektar maka dosis 1 liter tersebut dibagi 10 tangki maka setiap 16 liter air perlu pupuk cair sebanyak 100 ml.

 

vase vegetativ dengan Arromang NPK

5.Tepat Waktu

 Waktu yang ideal saat aplikasi pupuk daun yaitu pada pagi hari atau sore hari. Pagi hari sekitar jam 7 sd 10 atau sore hari pukul 15.00 sampai magrib. Pada waktu inilah stomata akan membuka dengan sempurna.

3 hal yang perlu diperhatikan terkait waktu aplikasi yaitu jangan melakukan pada siang saat panas terik, pada malam hari atau sesaat  akan turun hujan, idealnya saat cuaca cerah yaitu pagi atau sore hari ketika stomata terbuka sempurna.

1.Jangan dilakukan pada siang hari, karena cuacanya panas sehingga berdampak pupuk daun akan banyak yang menguap sebelum terserap tanaman.  

Selain itu, bekas pupuk yang airnya menguap tadi akan membuat efek daun seperti terbakar terutama pada pupuk yang higroskopis (mudah menyerap air).

Pada saat musim hujan, aplikasi pupuk daun lebih baik saat pagi hari, karena biasanya kalau sore hari cuaca mendung dan kelembapanya tinggi sehingga cenderung memicu jamur.

  1. Jangan menyemprot pada malam hari, karena pada malam hari stomata sedang menutup, otomatis pupuk daun tidak terserap oleh tanaman.
  2. Jangan pula menyemprotkan jika ada tanda-tanda hujan akan turun. pupuk daun yang belum terserap akan tercuci oleh air hujan, sehingga hanya akan buang-buang biaya.

 Jadi, secara praktis aplikasi pupuk daun sangat fleksibel sekali waktunya dan tergantung kondisi di lapangan. Anda bisa aplikasi pada saat tengah hari dengan catatan cuaca agak mendung dan tidak terik.

itulah artikel tentang teknik atau cara aplikasi pupuk daun yang tepat, semoga artikel ini bermanfaat mendukung kinerja anda di lapangan tentunya.

Satu pemikiran pada “CARA APLIKASI PUPUK DAUN YANG TEPAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *